This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 01 April 2014

Khasiat Dan Manfaat Minyak Zaitun Untuk Kesehatan/Usefulness And Benefits Of Olive Oil For Health

Manfaat Minyak Zaitun sudah sangat lama sekali penggunanya oleh manusia, Minyak ini kadang lebih di kenal dengan nama Olive Oil yang mana minyak ini berasal dari buah Zaitun itu sendiri yang sudah sangat terkenal untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit yang ada dalam tubuh manusia, Bahkan Nabi Muhammad SAW Juga berpesan kepada umatnya untuk mengkomsumsi Minyak Zaitun ini, Maka tidak perlu di Ragukan lagi akan Khasiat Minyak Zaitun ini untuk tubuh manusia, Baik itu untuk Kesehatan, Kecantikan dan Lain sebagainya yang mana akan coba aku Bahas semuanya di bawah nantinya.

Manfaat Minyak Zaitun
Ilustrasi Minyak Zaitun

Telah lama di lakukan penelitian terhadap Kandungan minyak Zaitun ini, karena memiliki manfaat yang sangat Beragam untuk kesehatan, dan Ternyata memang benar, setelah di lakukan penelitian oleh oleh banyak ahli, dan juga 16 Orang Tersohor dalam dalam Dunia Kedotoran mengungkapkan akan Khasiat dari Minyak Zaitun ini, Di antaranya adalah sebagai Berikut ini.

Khasiat Dan Manfaat Minyak Zaitun Untuk Kesehatan

Menurunkan Angka Kematian
Sebuah studi yang dipublikasikan dalam majalah Lanst yang terkenal pada 20 Desember 1999 M, menunjukkan bahwa negara paling miskin di Eropa, yaitu Albania, yang berpenduduk muslim, memiliki keistimewaan sedikitnya angka kematian di sana. Angka kematian di Albania di kalangan pria adalah 41 orang dari setiap 100.000 orang, separoh dari keadaan di Britania. Hal itu dipengaruhi oleh konsumsi minyak zaitun dalam makanan para penduduk Albania.

Mengurangi Pemakaian Obat-obatan Penurun Tekanan Darah Tinggi
Sebuah studi yang dilakukan oleh Dr. Aldovaroro di Universitas Napoli Italia dan dipublikasikan dalam Majalah Archives of Internal Medicine, tanggal 27 Maret 2000 M, telah diadakan studi terhadap 32 pasien yang terkena penyakit tekanan darah tinggi dan mereka itu mengkonsumsi obat-obatan untuk darah tinggi.

Hasil studi menunjukkan penurunan tekanan darah dalam kadar 7 poin di kalangan mereka yang mengkonsumsi minyak zaitun.

Mengurangi Kolesterol Berbahaya
Berbagai riset membuktikan adanya fakta yang tidak menyi-sakan keraguan lagi, bahwa minyak zaitun menurunkan total kadar kolesterol dan kolesterol berbahaya, tanpa mengurangi kandungan kolesterol yang bermanfaat.

Mengurangi Resiko Terjadinya Penyumbatan (Trombosis) dan Penebalan (Arteriosklerosis) Pembuluh Darah
Dalam sebuah kajian yang dipublikasikan pada bulan Desember tahun 1999 M di Majalah AMJ CLIN NUTRL para peneliti menyatakan bahwa nutrisi yang kaya kandungan minyak zaitun bisa mengurangi pengaruh negatif lemak dalam makanan terhadap terjadinya pembekuan darah, dan selanjutnya mengu-rangi terjadinya penebalan pembuluh nadi jantung.

Mengurangi Serangan Kanker
Para peneliti menyatakan bahwa sebab menurunnya rasio kematian akibat serangan kanker di Laut Putih Tengah adalah karena makanan penduduk negeri tersebut mengandung minyak zaitun sebagai sumber utama lemak, di samping mengandung sayur-sayuran, buah-buahan, dan kol.

Minyak Zaitun Berkhasiat Seperti ASI
Dalam sebuah studi modern yang dipublikasikan di bulan Februari 1996 M di Universitas Barcelona, Spanyol, yang dilakukan terhadap empat puluh wanita yang menyusui, diambil sampel ASI dari mereka. Para peneliti menemukan bahwa kebanyakan lemak yang terkandung di dalam ASI termasuk jenis lemak yang berantai tunggal. Jenis lemak ini dikategorikan sebagai lemak terbaik yang seharusnya dikonsumsi oleh manusia, dan itulah jenis lemak yang terkenal terdapat dalam minyak zaitun.

Mengurangi Peradangan Sendi
Majalah AMJ CLIN NUTR edisi November 1999 M, mempu-blikasikan sebuah penelitian yang dilakukan terhadap 145 pasien pengidap sakit persendian semacam arthritis di Yunani Utara. Mereka dikorelasikan dengan 108 orang yang sehat. Dalam penelitian ini terlihat bahwa pengkonsumsian minyak zaitun bisa memberikan andil dalam melindungi tubuh dari terjadinya penya-kit ini.

Membunuh Kutu Kepala
Beberapa studi yang dilakukan di beberapa Universitas dan Akademi di Amerika, tentang kutu kepala, menunjukkan bahwa penggunaan minyak zaitun sebagai minyak rambut yang terkena kutu, dalam beberapa jam saja bisa membunuh kutu yang ada di kepala

Mencegah Timbulnya Kanker
Profesor Asman, Ketua Akademi Studi Arteriosclerosis di Universitas Monstar, Jerman, dia merupakan peneliti paling menonjol di dunia di bidang kedokteran dan arteriosclerosis, ia berkata, “Pengkonsumsian minyak zaitun bisa melindungi tubuh dari serangan sejumlah kanker lainnya, di antaranya kanker colon, kanker rahim, kanker ovarium, sekalipun jumlah studi ini masih terlalu minim.”

Minyak Zaitun dan Kanker Rahim
Majalah Kanker Britania mempublikasikan di bulan Mei 1996 M sebuah studi yang dilakukan terhadap 145 wanita Yunani yang terkena kanker rahim. Para peneliti mengkorelasikan antara wanita-wanita yang terkena kanker rahim tersebut dengan wanita-wanita yang banyak mengkonsumsi minyak zaitun. Ternyata, para wanita yang mengkonsumsi minyak zaitun lebih sedikit yang terkena kanker rahim. Di mana kemungkinan terjadinya kanker pada mereka turun sampai 26%.

Minyak Zaitun dan Kanker Lambung
Sejumlah studi ilmiah modern menunjukkan bahwa mengkonsumsi minyak zaitun secara teratur bisa mengurangi terjadinya kanker lambung. Tapi masih diperlukan berbagai studi ilmiah lanjutan mengenai hal ini.

Minyak Zaitun dan Kanker Colon
Ada juga beberapa studi yang menunjukkan bahwa peng-konsumsian buah-buahan, sayur-sayuran, dan minyak zaitun, memainkan peran penting dalam melindungi tubuh dari serangan kanker colon.

Minyak Zaitun dan Kanker Kulit (Melanoma)
Majalah Dertmatdogg Times edisi bulan Agustus 2000 M menyebutkan sebuah studi yang menunjukkan bahwa meng-gunakan minyak zaitun setelah renang sebagai krim kulit dan berjemur, akan melindungi terjadinya kanker kulit (melanoma).

Minyak Zaitun Mengurangi Timbulnya Tukak Lambung
Dr. Samût, dari Universitas Harvard Amerika, menyampaikan sebuah studi di Kongres Terakhir Organisasi Penyakit Sistem Pencernaan Amerika yang diadakan pada bulan Oktober 2000 M.

Dr. Samût menegaskan bahwa gizi yang terkandung dalam minyak zaitun bisa memiliki pengaruh positif dalam melindungi tubuh dari kanker lambung dan mengurangi timbulnya penyakit tukak lambung.

Sangat Banyak sekali Manfaat dari Olive Oil ini bukan, sudah ah jangan Ragu ragu lagi untuk memakan Minyak yang satu ini, memang si di tempat ku sedikit susah untuk mendapatkan minyak yang satu ini, Mungkin saja di tempat teman-teman dengan mudah bisa mendapatkanya, Maka manfaatkanlah bukan kah ini salah satu Anjuran Nabi juga, Selamat Mencoba Ya. Yuk Budayakan Hidup Sehat ^__^

ENGLISH VERSION
 
Usefulness And Benefits Of Olive Oil For Health
Benefits of Olive Oil has been a very long time by human users , this oil is sometimes better known by the name of Olive Oil where oil comes from olive fruit itself is already very well known to cure various diseases that exist in the human body , even the Prophet Muhammad also advised his people to consume this Olive Oil , then no longer be necessary in doubt Olive Oil Benefits to the human body , Whether for Health , Beauty and Other forth which I will try to Discuss everything under the will .It has been a long time in doing research on the content of the olive oil , because it has a very Diverse benefits for health , and It is true , after research done by many other experts , as well as 16 people in the world famous Kedotoran will reveal the efficacy of Olive Oil , among these are the following .
Lowers MortalityA study published in the magazine 's famous Lanst on December 20, 1999 AD , shows that the poorest countries in Europe , namely Albania , the Muslim population , has a mortality rate of least privilege there . The death rate among men in Albania are 41 people out of every 100,000 people , half of the state in Britain . It was influenced by the consumption of olive oil in the diet of the population of Albania .
Reduce Use of Drugs Lowering High Blood PressureA study conducted by Dr. . Aldovaroro at the University of Naples Italy and published in the Archives of Internal Medicine Magazine , dated March 27, 2000 AD , has conducted a study of 32 patients affected by the disease of high blood pressure and they were taking medication for high blood pressure .
The results of the study showed a decrease in the blood pressure levels of 7 points among those who consumed olive oil .
Cholesterol Reducing HarmfulVarious research proves the fact that no doubt crossed insistence , that olive oil lowers total cholesterol and harmful cholesterol , without reducing the cholesterol content useful .
Reducing the Risk of occurrence of blockage ( thrombosis ) and thickening ( Arteriosclerosis ) Blood VesselsIn a study published in December 1999 in Magazines M AMJ Clin NUTRL the researchers stated that the nutrient -rich olive oil content can reduce the negative effect of fat in the diet on blood clotting , and further reduce the thickening of the heart arteries .
Reducing the Attack CancerThe researchers say that because the decline in the ratio of deaths from cancer attacks in the Middle White Sea population of the country is because of the foods containing olive oil as the principal source of fat , in addition to containing vegetables , fruits , and cabbage .
Olive Oil Efficacious As ASIIn a modern study published in February 1996 AD at the University of Barcelona , Spain , which was conducted on forty women who breastfeed , breast milk samples taken from them . The researchers found that most of the fat contained in milk, including the type of single-chain fats . This type of fat is considered as the best fats that should be consumed by humans , and that there is a well-known type of fat in olive oil .
Reduce Inflammation JointsAMJ Clin Nutr magazine November 1999 issue of M , mempu - blikasikan a study of 145 patients with a kind of joint pain of arthritis in Northern Greece . They are correlated with 108 healthy people . In this research shows that consumption of olive oil can contribute in protecting the body from the occurrence of this illness .
Kill Head LiceSeveral studies conducted at several universities and the Academy in the United States, about head lice , suggests that the use of olive oil as a hair oil that is exposed to fleas , in a few hours to kill lice in the head
Prevent Cancer IncidenceProfessor Asman , Chairman of the Academy of Arteriosclerosis Studies at the University of Monstar , Germany , he is the most prominent researchers in the world in the field of medicine and arteriosclerosis , he said , " Consumption of olive oil can protect the body against a number of other cancers , including colon cancer , uterine cancer , ovarian cancer , although the number of studies is still too low . "
Olive Oil and Cancer UterusCancer British magazine publishing in May 1996 M a study conducted of 145 Greek women affected by cervical cancer . The researchers correlate between women affected by cervical cancer with women who consume lots of olive oil . Apparently, women who consume olive oil less affected by cervical cancer . Where the possibility of cancer in them down to 26 % .
Olive Oil and Gastric CancerA number of modern scientific studies show that consumption of olive oil on a regular basis can reduce the occurrence of gastric cancer . But it still required a variety of advanced scientific studies on this subject .
Olive Oil and Colon CancerThere are also some studies that show that the lawyer- konsumsian fruits , vegetables , and olive oil , play an important role in protecting the body against colon cancer .
Olive Oil and Skin Cancer ( Melanoma )Dertmatdogg Times Magazine August 2000 issue of M mentions a study showing that using olive oil as a skin cream after swimming and sunbathing , will protect the occurrence of skin cancer ( melanoma ) .
Olive Oil Reduces Incidence of Gastric UlcersDr. . Samut , from Harvard University , presented a study on Last Congress Digestive System Diseases Organization of American held in October 2000 AD
Dr. . Samut asserts that the nutrients contained in olive oil can have a positive effect in protecting the body from reducing the incidence of gastric cancer and peptic ulcer disease .
Very Many Benefits of Olive Oil is not , already ah do not Hesitate hesitate to take this one oil , the place is a little hard to get my oil this one , may be at a friends place could easily obtain them , then Did not make use of this one Prompts Prophet also , Good luck Yes . Let Healthy Living

What you need to know about the camera sensor?

SENSOR SIZEThere are several sizes of image sensors , one of which is a full - frame which has the same size as the film frame 35m . Knowledge of how important the size of the sensor is vital in photography , why ? let's consider the following reasons :

    
The size of the image sensor determines the focal length of the lens that is used by the camera .
    
Larger sensor size is generally able to produce better image quality , because the pixels are larger and will produce less noise .
    
The larger the sensor , then the price will also be more expensive .
    
Camera has a larger sensor will have a larger viewfinder anyway .
    
Sensors provide a large depth of field is narrower than the small size of the sensor denggan .
Sensor - full-frame sensor camera models can be found in semi - pro and pro , and has the same dimensions as a frame of 35mm film . Size resolution full frame camera can be said to be very high : Canon EOS - 1Ds Mk III has 21.1 million pixels , the Sony Alpha 900 has 24.6 megapixels , while Nikon D3x has 24.5 million pixels .
APS - H sensor used in the EOS - 1D camera and looks like it is intended for sports and wildlife photographers who need a little extra function of sensor size kecil.APS - C sensor size is the most widely used , Buddy can find in many DSLR cameras , even at CSC cameras Sony and Samsung.Sensor Four - Third is the smallest sensors of all existing sensors . The following are measures of the sensor :

    
Full Frame : 36x24mm
    
APS - H 28.7x19.1mm
    
APS - c : 23.6x15.5mm ( Nikon , Pentax , Sony )
    
APS - C : 22.3x14.9mm ( Canon )
    
Four - Thirds : 17.3x13mm
    
Nikon CX - format : 13.2x8.8mm
    
PentaxQ : 6.17x4.55mm

SENSITIVITY LIGHT
In the film era , ISO ( Internation Standard Organisation ) representing the degree of sensitivity to the film , this system also digunalan on the image sensor . The lower the ISO level is used , the lower the sensor 's sensitivity to light , and vice versa . But one thing to remember is when my friend raise the ISO the potential for noise will be greater , and this noise may not want pal . ISO range varies at each sensor but is generally in the range of ISO 100-6400 .
Some high-end cameras offer the lowest iso up to 50 digits and a maximum of up to 102,400 ISO , high ISO is able to take pictures at night . Most cameras now also has its complement with Noise Reduction .

RESOLUTION IMAGES
An image sensor is formed of millions of pixels . The more pixels that are owned by the sensor , the higher the resolution . Millions of pixels is written as megapixels , so the 12 million pixel sensor with 12 megapixels will be written . Buddy may often hear that the bigger the pixel size the better the image quality , but it is not entirely true opinion ! Sensor size also plays a role , as we have mentioned at the beginning that the larger pixels on the sensor are also larger in general will provide a good quality . image processor , optical lenses and also has its own role to the quality of the image .

SENSOR AND LENS
If my friend had read or heard about the relationship between image and lens senosr might sound a bit confusing , but my friend will get used if it has gained some experience . If my friend has two identical lenses that can be mounted on cameras with full-frame sensor and APS - C , then the friend will see the results with different magnifications .
Each sensor has a crop factor , which must be multiplied by the focal length to provide an effective focal lenth used . For example : APS-C sensor has a crop factor of 1.5x ( 1.6x on the Canon ) , and four- third sensor has a 2x crop factor , so if my friend using a 50mm lens on a Four - Thirds sensor camera the effective lens focal length is 100mm . Images produced is equal to the yield on a 100mm on a 35mm film camera or full-frame sensor . 100 - 300mm lens used on a Nikon DSLR that bersensor APS-C has an effective focal length of 150 - 450mm . Here is a complete data at each sensor crop factor :

  • Full Frame: 1x
  • APS-H: 1.3x
  • APS-C: 1.5x (Nikon, Pentax, Sony)
  • APS-C: 1.6x (Canon)
  • Four-Thirds: 2x
  • Nikon CX-Format: 2.7x
  • Pentax Q: 5.5x

Selasa, 18 Februari 2014

Apa Sih Yang Perlu Diketahui Tentang Sensor Kamera?

Dunia Fotografi - Sensor bisa dikatakan adalah jantung atau pusat dari kamera kalian. Sensor gambar memainkan peran yang sangat mendasar dalam fotografi digital, Jadi mengetahui dan memahami bagaimana karakter kunci sensor akan sangat membantu Sobat InFotografi saat berinteraksi dengan kamera digital. Apa saja sih yang harus kita ketahui tentang Sensor gambar?

Image sensor

UKURAN SENSOR

Sensor gambar terdapat beberapa ukuran, salah satunya adalah full-frame yang memiliki ukuran yang sama dengan frame film 35m. Pengetahuan tentang bagaimana pentingnya ukuran sensor merupakan hal yang vital dalam fotografi, mengapa? simak yuk alasan-alasan berikut:
  1. Ukuran sensor gambar menentukan focal length lensa yang digunakan oleh kamera.
  2. Ukuran sensor yang lebih besar pada umumnya mampu menghasilkan kualitas gambar yang lebih bagus, karena pixel lebih besar dan akan menghasilkan sedikit noise.
  3. Semakin besar ukuran sensor maka harga juga akan semakin mahal.
  4. Kamera yang memiliki sensor lebih besar maka akan memiliki viewfinder yang lebih besar pula.
  5. Sensor berukuran besar memberikan Depth of Field yang lebih sempit jika dibandingkan denggan sensor ukuran kecil.
Sensor-sensor full-frame bisa ditemukan pada kamera model semi-pro dan pro, dan memiliki dimensi yang sama dengan frame film 35mm. Ukuran resolusi kamera full frame tersebut bisa dikatakan sangat tinggi: Canon EOS-1Ds Mk III memiliki 21.1 juta pixels, Sony Alpha 900 memiliki 24.6 megapixels, sementara Nikon D3x memiliki 24.5 juta pixels.

Sensor APS-H digunakan pada kamera EOS-1D dan sepertinya memang diperuntukkan bagi fotografer sport dan wildlife yang membutuhkan sedikit fungsi extra dari sensor ukuran kecil.APS-C merupakan ukuran sensor yang paling banyak digunakan, Sobat bisa menemukan di banyak kamera DSLR, bahkan pada kamera CSC Sony dan Samsung.Sensor Four-Third merupakan sensor terkecil dari semua sensor yang ada. Berikut ini adalah ukuran-ukuran sensor: 
  • Full Frame: 36x24mm
  • APS-H: 28.7x19.1mm
  • APS-c: 23.6x15.5mm (Nikon, Pentax, Sony)
  • APS-C: 22.3x14.9mm (Canon)
  • Four-Thirds: 17.3x13mm
  • Nikon CX-Format: 13.2x8.8mm
  • PentaxQ: 6.17x4.55mm

KEPEKAAN CAHAYA


Pada era film, ISO (Internation Standard Organisation) mewakili tingkat kepekaan terhadap film, Sistem ini juga digunalan pada sensor gambar. Semakin rendah tingkat ISO yang digunakan, maka semakin rendah kesensitifan sensor terhadap cahaya, begitu juga sebaliknya. Tetapi satu hal yang perlu diingat adalah ketika Sobat menaikkan ISO maka potensi timbulnya noise akan semakin besar pula, dan mungkin noise ini tidak Sobat inginkan. Jangkauan ISO bervariasi di setiap sensor tetapi pada umumnya ada pada range ISO 100-6400.

Beberapa kamera high-end menawarkan iso terendah sampai ke angka 50, dan ISO maksimal sampai ke 102,400, ISO tinggi tersebut mampu untuk mengambil gambar saat malam hari. Kamera kebanyakan sekarang juga telah melengkapi fiturnya dengan Noise Reduction.


RESOLUSI GAMBAR


Sebuah sensor gambar dibentuk dari jutaan pixel. Semakin banyak pixel yang dimiliki oleh sensor maka semakin tinggi resolusinya. Jutaan pixel ini dituliskan sebagai megapixel, jadi sensor 12 juta pixel akan dituliskan dengan 12 megapixel. Mungkin Sobat sering mendengar bahwa semakin besar ukuran pixel maka semakin bagus pula kualitas gambar, tapi itu adalah pendapat yang tidak sepenuhnya benar! Ukuran sensor juga memainkan peran, seperti yang telah kami sebutkan di awal bahwa pixel yang lebih besar pada sensor yang juga lebih besar pada umumnya akan memberikan kualitas yang bagus. image processor, dan optik lensa juga memiliki peran tersendiri bagi kualitas gambar.


SENSOR DAN LENSA


Jika sobat pernah membaca atau mendengar tentang relasi antara senosr gambar dan lensa mungkin akan terdengar sedikit membingungkan, tetapi Sobat akan terbiasa jika telah mendapatkan beberapa pengalaman. Jika Sobat memiliki Dua lensa yang identik yang bisa dipasang pada kamera dengan sensor full-frame dan APS-C, maka sobat akan melihat hasil dengan perbesaran yang berbeda.

Setiap sensor memiliki crop factor, dimana harus dikalikan dengan focal length untuk memberikan focal lenth yang efektif digunakan. Sebagai contoh: sensor APS-C memiliki crop factor 1.5x (1.6x pada Canon), dan sensor four-third memiliki crop factor 2x, jadi jika Sobat menggunakan lensa 50mm pada kamera bersensor Four-Thirds maka focal length lensa efektif adalah 100mm. Foto yang dihasilkan adalah sama dengan hasil pada 100mm pada kamera film 35mm atau sensor full-frame. Lensa 100-300mm yang digunakan pada DSLR nikon yang bersensor APS-C memiliki focal length efektif 150-450mm. Berikut ini adalah data lengkap crop factor pada setiap sensor:


  • Full Frame: 1x
  • APS-H: 1.3x
  • APS-C: 1.5x (Nikon, Pentax, Sony)
  • APS-C: 1.6x (Canon)
  • Four-Thirds: 2x
  • Nikon CX-Format: 2.7x
  • Pentax Q: 5.5x

Tips Memotret Model - Angle dan Pose

Tips Fotografi - Beberapa artikel membahas tentang perangkat apa saja yang Sobat butuhkan untuk membangun sebuah studio fotografi sederhana. Nah, setelah Sobat telah men-setting semua kebutuhan serta kamera, maka kalian siap untuk memulai memotret. Mungkin Sobat akan mulai merasakan tantangan terbesar saat memotret model, bukan pada masalah teknis, melainkan karena mau tidak mau Sobat harus mengatur pose model kalian.

Alexi "Studio" Setup Shot


Bagi banyak fotografer ketika menghadapi hal ini sedikit banyak akan merasa lebih tertarik memotret landscape daripada berhadapan dengan model yang notabene adalah saudara, teman atau non-profesional model lainnya, kenapa? Yah.. karena kalian harus memberikan instruksi bagaimana mereka harus berpose. 


Kali ini InFotografi akan memberikan beberapa tips dasar bagaimana mereka berpose, tetapi perlu diingat tugas utama kalian sebagai fotografer adalah bagaimana membuat mereka merasa santai dan nyaman didepan kamera, jika itu tercapai, maka percayalah semua proses pemotretan akan mengalir secara alami. Sobat sebelum pemotretan di dalam studio juga bisa mencari referensi pose melalui majalah, buku, galeri foto sehingga kalian mendapatkan ide-ide segar tentang pose yang kalian cari.


Hal yang terpenting bukan saja bagaimana pose model kalian. Sobat juga perlu mempertimbangkan angle kalian sendiri, ketinggian kamera saat memotret tentu memberikan dampak tersendiri bagi hasil akhir foto kalian bukan? Berikut ini adalah Tiga angle yang bisa kalian gunakan dan hasil foto akhirnya:






1. Angle Tinggi
Posisi kamera yang sedikit lebih tinggi dari model/subyek seringkali bisa memberikan hasil yang lebih menarik. Pada umumnya akan membuat wajah model lebih kurus. Perhatikan bahwa bagian leher dan rahang terlihat lebih jelas, jangan memposisikan kamera terlalu tinggi, karena posisi tersebut akan sedikit terlihat aneh.



2. Angle Sejajar (Eye Level)
Angle Eye level dengan pencahayaan yang tepat bisa digunakan pada banyak kondisi. Perhatikan bahwa ketinggian kamera akan berdampak pada bagaimana hasil foto portrait kalian. Layar LCD kamera kalian memiliki peran penting untuk membantu kalian mereview kembali hasil akhir foto. Jika tinggi badan Sobat lebih rendah dari model, maka gunakan kotak atau tangga kecil untuk mencapai ketinggian yang pas.

3. Angle Rendah
Prinsip angle rendah pada umumnya adalah: semakin rendah angle yang kalian gunakan maka akan berkurang juga daya tarik foto portrait kalian. Angle ini tidak membuat subyek kalian semakin ramping! Angle ini sering digunakan untuk foto-foto coorporate, dimana para pemimpin atau direktur perusahaan tersebut bisa mendapatkan kesan besar dan berkuasa.



Berikut ini adalah Tiga pose klasik yang mampu memberikan hasil yang menarik

 

Pose Wanita


Pose pertama dimana subyek hanya berdiri 'biasa' tidak akan menghasilkan foto portrait yang menarik. Mintalah mereka sedikit menggeser separuh badan mereka ke belakang sehingga menampilkan tiga perempat badan mereka. Pose tersebut akan jauh lebih menarik. Menambahkan bagian tangan ke dalam frame juga bisa menjadi komposisi yang menarik. Tetapi ingat! Tangan jangan terlalu dominan, ukuran tangan bisa hampir sama dengan wajah, sehingga berpotensi sebagai distraction.


Pose Pria


Sama halnya seperti pose wanita diatas, pose dengan hanya berdiri tidak akan berhasil menyajikan daya tarik. Minta model pria kalian untuk memindahkan kaki satu langkah kedepan dan juga berat badan sedikit condong ke depan. Pose ini selbih memberikan nuansa dominan serta maskulin. Selipkan satu tangan ke dalam saku celana dan kalian akan mendapatkan pose yang lebih menarik. 


Pose Berpasangan


  1. Pose pasangan akan relatif lebih rumit dibandingkan Dua pose diatas, Sobat diharuskan memberikan beberapa pendekatan berdasarkan pada ukuran serta bentuk subyek kalian. Prinsip dasarnya adalah kedua pose diatas masih bisa berlaku di pose couple ini. Foto sejajar bersebelahan dan menghadap kamera tidak akan memberikan foto yang menarik, dan dilain sisi foto yang menunjukkan tiga perempat badan bakal jauh lebih menarik. Lakukan ujicoba dengan bagaimana mata berinteraksi. Mata yang saling memandang bisa memberikan hasil foto yang bagus.

Tips Membeli Kamera DSLR Bekas

Tips Fotografi - Meskipun model-model kamera keluaran baru disertai dengan teknologi termutakhir serta spesifikasi yang impresif, tetapi mereka tentu terkadang memiliki harga yang berada diluar jangkauan kita. Jika kondisi tersebut menjadi permasalahan Sobat, jangan merasa frustasi terlebih dahulu. Para fotografer tidak sedikit yang melakukan upgrade ke kamera keluaran baru dan menjual kamera lama mereka. Hal ini bisa menjadi peluang Sobat InFotografi untuk memiliki kamera second keluaran beberapa tahun yang lalu.



Membeli perangkat foto 'second' tentu menuntut ketelitian tersendiri, jadi Sobat harus memastikan agar mendapatkan kamera yang masih prima dan buka kamera dengan banyak kerusakan di sana-sini. Langkah pertama yang bisa Sobat lakukan adalah pastikan kalian membeli dari sumber yang tepercaya. Telusuri dan periksa review penjual jika Sobat membelinya secara online, pastikan seller adalah penjual yang bisa dipercaya. Sobat juga bisa membeli kamera 2nd dari website atau toko lokal yang memberikan garansi penggunaan.

Ada beberapa hal penting yang harus Sobat perhatikan saat membeli kamera second-hand untuk memastikan kondisi kamera memang cocok dengan apa yang Sobat bayarkan. Mintalah preview kamera sebelum kalian membayarnya, tetapi jika Sobat membeli secara online, maka mau tidak mau sobat harus benar-benar percaya terhadap si penjual kamera tersebut. Tetapi ingat! ajukan pertanyaan jika dirasa perlu. Pastikan tidak ada aksesoris penting kamera yang hilang seperti: lens cap, baterai, charger, dan kemudian lakukan pemeriksaan kamera sebagai berikut:

1. Periksa dead pixel
Ambil beberapa gambar! Jika sobat menemukan beberapa area terlihat tidak bewarna maka kemungkinan terdapat dead pixel. Pindah foto tersebut ke komputer PC atau notebook untuk memeriksa apakah dead pixel hanya pada layar LCD dan tidak berdampak pada foto atau malah dead pixel ada di bagian sensor kamera.

2. Periksa debu pada sensor
Jika sobat membali kamera CSC atau DSLR, maka lihatlah bagian sensor dengan cara melepas lensa atau body cap. Periksa dan lihat apakah sensor dalam keadaan bersih! perhatikan apakah terdapat partikel-partikel debu. Jika sobat tidak bisa melihat bagian sensor, maka coba ambil satu foto (langit), lihatlah apakah ada semacam noda tercetak pada foto tersebut.

3. Periksa jumlah shutter count
Periksa sudah berapa banyak tombol shutter telah dilepaskan. Sobat bisa melakukannya dengan mengambil foto dan menguploadnya ke website: www.myshuttercount.com

4. Periksa mounting lensa
Jika Sobat membeli kamera yang bisa berganti lensa, maka pastikan bagian mounting (uliran) tempat lensa tidak ada cacat atau kerusakan. Sebagai tambahan Sobat juga bisa memeriksa apakah mounting kamera tersebut komptibel atau cocok dengan lensa-lensa yang sudah kalian miliki, jika tidak cocok maka Sobat perlu membeli lensa lagi yang kompatibel.

5. Lakukan pengujian autofokus
Ambil satu foto untuk melihat seberapa cepat kamera melakukan fokus, kemudian fokuskan ke titik tertentu menggunakan single AF dan zoom untuk melihat ketajaman hasilnya. Lakukan pengujian juga pada continuous AF dengan memotret subyek yang begerak dan lihat hasilnya.

5. Telusuri kerusakan body kamera.
Kerusakan bagian luar juga bisa berarti kerusakan bagian dalam kamera, jadi waspadai jika terdapat cacat fisik. Periksa juga semua tombol dan dial berfungsi dengan semestinya. Pastikan juga flash bekerja dengan baik.

6. Lihat hotshoe
Hotshoe adalah logam kecil yang bisa Sobat temukan di bagian atas kamera. Jika sobat membeli kamera yang memiliki hotshoe maka periksa dan pastikan berfungsi dengan baik. Periksa menggunakan aksesoris fotografi yang menggunakan hotshoe seperti flash external untuk lebih memastikan.

7. Periksa ruang baterai dan slot kartu memori.
Buka tempat atau slot baterai serta kartu memori dan periksa apakah ada kerusakan. Slot baterai bisa Sobat temui di bagian bawah kamera, dan slot kamera kebanyakan berada di bagian sisi atau samping. Lihat dan periksa apakah ada pin yang bengkok maupun kotoran, alangkah baiknya sobat bisa memeriksa dengan mencoba langsung baterai atau kartu memori. Jika Sobat sudah memiliki kartu memori sebalumnya, maka pastikan cocok untuk kamera yang akan kalian beli, karena beberapa model hanya bisa menggunakan kartu microsd dan tidak kompatibel dengan varian SDXC yang memiliki kapastias besar.

Senin, 17 Februari 2014

Melatih "Mata Fotografi"

Tips Fotografi - Kapan sebuah foto bisa dikatakan hebat? Tiap hari tentu Sobat sudah sering melihat foto-foto bagus, tetapi apakah sobat pernah menemukan satu foto yang membuat kalian mendekat dan mencermati foto tersebut lebih dalam? Tidak semua orang atau bisa memotret dan menghasilkan foto yang memiliki daya tarik seperti itu, tetapi ada beberapa hal yang bisa kita ikuti dan pelajari.
Eyes of Mind

Menganalisa apa yang membuat sebuah foto itu hebat adalah satu langkah awal yang bagus. Apa yang fotografer tersebut lakukan sehingga bisa membuat foto tersebut lebih menarik diantara lainnya? Sadar atau tak sadar seorang fotografer akan melalui sebuah ceklist dan bertanya pada diri sendiri beberapa pertanyaan sebelum menekan tombol shutter.

Pertanyaan pertama yang mungkin muncul adalah: "Mengapa saya mengambil foto ini?"Jika Sobat berdiri di depan tuku Monas mungkin jawabannya adalah: "Untuk membuktikan bahwa saya pernah disini", atau untuk "Mengabadikan semua tempat yang saya kunjungi saat liburan". Kedua alasan tersebut tidak ada yang salah, tetapi lebih cocok untuk turis dibandingkan untuk seorang fotografi. Sebaliknya, seorang fotografer yang berpengalaman mungkin akan menjawab: "Karena saya suka bagaimana kawat berkarat tersebut berada di dekat hijau dedaunan", atau "Karena cahaya senja kemerahan tersebut menarik perhatian saya".

Berikut adalah beberapa pertanyaan yang mungkin ada di dalam ceklist seorang fotografer sebelum mereka menekan tombol shutter. Semakin banyak daftar pertanyaan di ceklist kalian, maka hal tersebut semakin bagus untuk melatih mata fotografer kita.
  1. Bagaimana kondisi cuaca? Kondisi cuaca dan pencahayaan akan berpengaruh secara signifikan terhadap hasil foto-foto kita.
  2. Apakah subyek terfokus? Seberapa banyak area foto yang terfokus? apakah hal tersebut cocok untuk subyek foto saya? poin nomor Dua ini adalah tentang Depth of Field.
  3. Apakah shutter speed sudah sesuai? Menjawab pertanyaan ini sangat penting ketika Memotret secara handheld agar terhindar dari foto blur yang diakibatkan oleh camera shake. Shutter speed juga penting saat memotret obyek yang bergerak cepat dan Sobat ingin membekukan atau menunjukkan blur.
  4. Apakah saya sudah mengkomposisikan foto dengan baik? Komposisi bisa menjadi sebuah parameter keberhasilan sebuah gambar/foto.
Sobat bisa menggunakan ceklist pertanyaan tersebut, tetapi jika menemukan kesulitan dalam menjawab pertanyaan tersebut, Sobat bisa menyusun daftar ceklist tersendiri, toh fotografi itu seharusnya menyenangkan bukan? Dan tentunya pada saat memotret kita tidak selalu mendapatkan atau menghasilkan foto yang sempurna. Tetapi melatih "Mata Fotografi" merupakan langkah awal yang penting, dan tentunya itu membutuhkan waktu dan ketekunan.